Saturday, April 04, 2009

Perjalanan udara menuju Trondheim

Sebetulnya sudah sering sih saya "terbang" ke Trondheim dengan pesawat baik dari Oslo airport maupun dari Moss airport. Biasanya, saya selalu memilih tempat duduk deket jalan alias bukan di tengah atau deket jendela. Alasannya sih gampang, supaya cepet keluar setelah pesawat mendarat hehehe soalnya jarang saya punya check-in luggage. Praktis dengan membawa barang bawaan di cabin.

Cuman kemaren itu, saya punya 1 luggage yang saya check-in maka jadi ga berarti dong kalo saya musti cepet2 keluar pesawat, karena nantinya toh masih menunggu pula. Jadi..kemaren pada saat check-in automatis di bandar udara Moss, saya pilihlah tempat duduk dekat jendela di sayap kanan.

Pesawat yang harusnya udah lepas landas pukul 16.30 molooor 2 jam, berhubung cuaca di Norway hari jumat kemaren overall dimana-mana lagi ngga baik alias kabut tebal dimana-mana. Jadilah saya nunggu 2 jam di airport sambil baca buku "The Essential Gibran". Jadi sih no probs.

Akhirnya pesawat yang ditunggu tibalah. Kebetulan jumat kemaren itu banyaak sekali penumpang yang travelling dalam norway masalahnya, sudah mulai liburan paska..jadi anak sekolah pun libur. Banyak sekali anak-anak kecil yang travelling sendiri hehehe...jadi mereka punya tanda pengenal yang dipakai tulisannya begini "Jeg reiser alene"...artinya "saya bepergian sendiri"...maksud lebih jelasnya sih tanpa didampingi orang tua atau saudara. Mereka dapat prioritas boarding lebih dulu tentu saja.

Di dalam pesawat, saya lihat ke luar jendela melulu...jadi terlihat sedikit "kamso" masalahnya saya kan selalu duduk di tepi jadi ga liat ke luar jendela..nah ini saya bisa liat jelas hehehe..maka saya ambil beberapa foto:

Di Norway masih banyak daerah yang tertutup salju, terutama di gunung...cantik terlihat salju putih masih menutupi permukaan tanah...



Kabut tebal menyelimuti langit...jadi ga bisa liat pemandangan di bawah...saat itu bagus banget lihat gumulan awan-awan dan langit


Mulailah pesawat menurunkan ketinggian terbangnya, jadi ini kota Trondheim tampak dari atas




Pesawat yang saya tumpangi kemaren, mendarat dari arah laut...biasanya sih anginnya kenceng kalo pas mau mendarat di Trondheim...cuman kemaren relatif sangat tenang anginnya..jadi ya lancar dan mulus pendaratan di airport Værnes. Dan saya memulai liburan paskah tahun ini di kota Trondheim. Lumayan sekali liburan paska dari kantor saya mulai hari Senin besok tgl. 6 April sampai dengan Senin depannya lagi yi. 13 April. Waah senangnya.

Labels: ,

--------------------oOo--------------------

Monday, March 23, 2009

Sosialisasi PEMILU 2009 di Norwegia

Hari Sabtu 21 Maret 2009 berlokasi di Wisma Duta Indonesia di Bygdøy, Oslo Norwegia dilaksanakan sosialisasi Pemilu 2009 bagi masyarakat Indonesia yang bertempat tinggal di sekitar wilayah Oslo, ibukota Norwegia.

Acaranya sendiri berlangsung sebenarnya dijadwalkan dari pukul 15.00 – 17.00. Tapi seperti biasa (dan sudah saya prediksi sebelumnya)..aaah molor. Bukan karena panitia dari KBRI yang tidak siap…bukan…tetapi dikarenakan masyarakat Indonesia sendiri yang datangnya telat! Bahkan ada looh yang datang 30 menit sebelum acara selesai. Naah looo! Grrrrr….ini kebiasaan yang susah kali dihilangkan walaupun sudah hidup di negara orang Aniwei, acara dimulai pukul 15.30 walau dengan tidak penuh kursi undangan ditempati oleh warga tapi kalo molor terus terusan kapan mulainya? Sedangkan yang hadir sebelum jam undangan pun juga sudah siap, maka mulailah acara sosialisasi tersebut.

Inti acaranya ya seperti judul diatas, sosialisasi tentang pemilu 2009 yang akan dilaksanakan serentak pada tanggal 9 April 2009 untuk pemilihan anggota parlemen. Di Norwegia sendiri, pada tanggal 9 April 2009 itu hari libur nasional peringatan hari Kamis Putih.
Dijelaskan dalam acara sosialisasi tersebut, KBRI di Oslo telah mempunyai daftar pemilih yang berhak menggunakan suaranya pada pemilu kali ini, kalo tidak salah jumlahnya ada sekitar 500 orang yang memiliki hak pilih (saya tentu saja masuk di dalamnya ). Jumlah yang lumayan bukan? Berhubung di Norwegia ini, penduduk Indonesia tersebar di hampir seluruh pelosok Norwegia dari utara sampai selatan, maka ada 2 cara flexible yang akan dipakai oleh KBRI yaitu: datang ke lokasi pemilihan langsung yi. di KBRI Oslo atau memilih via pos. Oh ya, berdasarkan informasi dari sosialisasi pemilu 2009, maka seluruh suara masyarakat Indonesia yang berada di Norwegia akan dihitung untuk daerah DKI II (meliputi daerah Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan) jadi tidak bisa masuk ke daerah asal masing2 pemilih....ribet kali ya!

Kalo memilih langsung pada hari H, maka si pemilih diharuskan membawa tanda identitas diri dan selanjutnya bisa menyontreng dan memberikan suaranya. Gampang dan seperti yang sudah-sudah. Nah, cara kedua yaitu bisa si pemilih memberikan suaranya melalui pos. KBRI akan mengirim surat suara kepada ybs, ada 3 amplop. Amplop pertama adalah amplop terluar (tentunya dari KBRI kepada orang ybs), amplop kedua adalah amplop balasan yang harus dikirimkan kembali kepada KBRI dari orang tsb, sedangkan amplop ketiga berisi kertas suara dimana kita akan mencontreng pilihan kita. Disarankan kita mencontreng pilihan kita menggunakan tinta berwarna, maksudnya bukan tinta warna hitam...takutnya kalo warna hitam itu sama dengan warna tekt dan huruf dalam kertas suara. Nantinya, amplop kertas suara ini akan dibuka bersamaan pada hari H untuk kemudian dihitung suara yang masuk. Cukup gampang dan praktis terutama bagi mereka yang tinggal jauh dari Oslo. Maklumlah, di Norwegia ini akan ada 1 tempat pemilihan langsung yaitu ya di Oslo saja.

Kemarin, ada contoh surat suara yang display supaya kita bisa melihat bagaimana sih wujud kertas suara itu. Cukup besar juga, sebesar 1 halaman kertas koran begitu hehehehe. Jadi seperti yang sudah saya tulis diatas, suara rakyat Indonesia di Norwegia ini akan masuk ke DKI II. Ada 44 partai disana dan juga ada kandidat2 individual dalam partai-partai tersebut, tiap partai minimal ada 1 kandidat. Dijelaskan pula, kita bisa memilih baik individu yang tertera di kertas suara ataupun kita bisa memilih partai tanpa memilih individu. Dalam sosialisasi juga dijelaskan bagaimana cara mencontreng yang benar sehingga suara dianggap sah.

Pendapat pribadi saya, rasanya sosialisasi ini berjalan dengan baik di Oslo. Semoga demikian juga sosialisasi Pemilu 2009 yang diadakan di Trondheim dan juga di Stavanger. Kedua kota tersebut memiliki banyak warga Indonesia yang bertempat tinggal disana. Mari sukseskan pemilu 2009.


Ini link KBRI untuk masalah pemilu http://kbri.indonesia-oslo.no/

Labels:

--------------------oOo--------------------

Monday, December 08, 2008

Et eventyr fra Midt-Java, Indonesia

En dag fikk jeg en hjemmelekse på norskkurset om å skrive et eventyr hjemmefra. Jeg synes at den oppgaven var veldig gøy. Da skrev jeg om et eventyr fra Midt-Java. Jeg har alltid likt dette eventyret siden jeg var liten. Jeg husker godt at mora mi fortalte dette eventyret før jeg sov. Det er ganske mange versjoner av denne historien, men jeg tok bare en av dem. Vær så god

Den Gyldne Agurken


Det var en gang et bondepar som bodde ved skogen. De var glad i hverandre. Men dessverre, de hadde ikke barn. Hver dag ba de Gud om å få et barn.

En dag gikk en kjempe gjennom huset deres. Han hørte hva de ba om. Den kjempen gav dem et agurkfrø. ”Plant dette, da får dere ei datter,” sa kjempen. ”Tusen takk kjempen,” sa paret. ”Men på en betingelse, når hun fyller 17 år, må dere gi henne til meg, ” skrek kjempen. Siden paret hadde desperat lyst til å ha et barn, sa de ja med en gang uten å tenke tydelig først.

Da plantet paret agurkfrøet. Hver dag tok de seg av den voksende planten så nøye. En måned senere vokste en gylden agurk fra planten. Den gylden agurken ble tyngre og større hver dag. Da agurken var moden, tok de den. De skar agurken så nøye. Etterpå var de så kjempeoverrasket fordi de så en vakker jentebaby. De var så glade. De gav babyen navnet, Gyldne Agurk.

(bildet)

År etter år vokste Gyldne Agurk til å bli ei vakker jente. Foreldrene hennes var veldig stolte av henne. Men lykken deres ble forvandlet til frykt da hennes syttende bursdag kom. De husket at kjempen skulle komme for å ta henne tilbake.

Da kjempen kom dit, fortalte faren at hun lekte sammen med andre. Da bad faren kjempen om å vente. Mens kjempen ventet utenfor huset, sa faren til Gyldne Agurk: ”Ta den, jenta mi”. Og han gav henne en liten pose. ”Den vil hjelpe deg mot kjempen. Nå løp så raskt som du kan.,” sa faren. Da rømte Gyldne Agurk.

Kjempen ventet og ventet. Til slutt spurte han dem hvor Gyldne Agurk var. Kjempen ble utålmodig. Han visste liksom at foreldrene hennes ikke fortalte sannheten. Da ble han så sint. Han ødela huset deres og lette etter Gyldne Agurk.

Kjempen så at Gyldne Agurk sprang inn i skogen. Da løp han dit også. Han kom nærmere og nærmere. Gyldne Agurk var så redd og hun tok en håndfull av salt fra posen. Hun spredt ut saltet bak seg. Da plutselig dukket det opp et stort hav mellom dem. Kjempen måtte svømme for å komme etter henne.

Gyldne Agurk løp og løp men kjempen fanget hennes nesten. Så tok hun chili fra posen og kastet den på ham. Og da plutselig chilien ble et stort tre med mange torner som var skarpe som kniver.

(bildet)

Men kjempen var så skikkelig sterk. Så igjen sprang han mot henne. Da tok Gyldne Agurk den tredje magiske tingen fra posen. Det var et agurkfrø. Hun kastet frøet og plutselig ble frøet et bredt agurkjorde. Siden kjempen var så sliten og sulten, spiste han agurkene. Han spiste mange av agurkene og han visste ikke at agurkene var giftige. Så døde han på grunn av giften.

Gyldne Agurk var svært lettet. Hun var trygg. Etterpå gikk hun hjem for å se foreldrene sine. Foreldrene hennes var så glad for at hun var trygg og kjempen døde. ”Tusen takk Gud, Du har hjulpet dattera vår, ”sa de. Da bodde de tre fortsatt sammen uten frykt igjen.

Labels:

--------------------oOo--------------------

Sunday, December 07, 2008

Memang ternyata indah...

Memang ternyata indah juga setelah saya "sadar" dari ketidak-'ngeh'an saya selama ini. Mungkin dulu-dulu sudah pernah sadar tapi kembali lupa lagi kalau hal ini benar-benar indah.
Wah...apa siih maksudnya Yang saya maksud adalah...memang ternyata indah sekali melihat salju putih bertebaran dimana-mana seperti saat ini. Looh, bukannya saya udah sering lihat salju dari empat tahun yang lalu juga???? Iya, bener...tapi sore ini tadi..sepertinya berbeda! Salju putih terhampar dan menyelimuti Norway saat ini...bener-bener terlihat super cantik.

Ceritanya sih berawal dari tadi sore, saya keluar dari apartment saya menuju pusat kota Oslo. Saya jalan ke stasiun kereta api lokal yang menghubungkan suburban luar Oslo menuju Oslo...nah walaupun hari masih sore sekitar pukul 16.00 tapi berhubung sekarang ini sudah winter jadi ya sudah gelap seperti jam 18.00 di Indonesia. Menuju Oslo dengan kereta lokal hanya 20 menit saja...saat di dalam kereta, saya lihat ke luar jendela. Aiih, pemandangan di luar sangat cantik dimana salju putih berkelip-kelip terkena biasan sinar, rumah2x menyalakan lampu temaram, pohon2x di sepanjang jalan sudah banyak yang dihias lampu2x..langit di atas sana putih bersih...suasana hangat di dalam kereta...salju turun tipis-tipis di luar sana. Oh, I wish I could take that precious moment with my camera! Gosh! It was just fantastic! Saya jadi inget, bola salju kristal souvenir Norway yang dulu pernah saya beli di Artic Circle di ujung Norway utara sana. Senang rasanya kalo bola salju itu "dikocok-kocok" sehingga saljunya bertebaran. Saya bayangkan: mungkin dari atas langit sana..malaikat2x kecil sedang "mengocok-kocok" bumi di bagian Norway ini sehingga salju turun tipis-tipis saat itu. Gambar diatas diambil dari sini.

Sepanjang perjalanan menuju Oslo...salju terlihat disemua sudut. Setelah saya menyelesaikan urusan di Oslo, kembalilah saya menuju pusat stasiun kereta Oslo. Oh ya, berhubung ini sudah mendekati Natal, maka hampir semua toko di Oslo buka pada hari Minggu ini...padahal biasanya sih tutup semua. Di Oslo Sentrastasjon (Oslo S), di depan layar besar petunjuk jadwal kereta...saya lihat ada display majalah. Eh ternyata itu majalah Oslo S. Wah, majalah baru nih...soalnya saya belum pernah lihat sebelumnya. Dan ternyata memang edisi perdana.

Majalah-majalah tersebut dipajang dan bisa diambil gratis. Hehehe, maka saya ambil saja majalah itu sekalian menunggu kereta. Eh, menyela sedikit..kata gratis yang kita kenal di Indonesia itu ternyata sama dengan kata gratis di Norway (bahasa Norsk) sini...artinya ya sama dengan yang di bahasa Indonesia...gratis = tidak bayar. Saya jadi inget, dulu pertama kali datang ke Norway..kata Norsk pertama yang saya tahu yaitu itu tadi...gratis! Jadi penasaran apakah maksudnya sama dengan gratis yang di bahasa Indonesia itukah?? Pas saya tanya temen di apartement saya di asrama mahasiswa dulu...eeh bener artinya emang ga bayar alias gratis! Hehehe...Tadinya saya pikir itu ada kaitannya dengan bahasa Belanda, tapi sepertinya bahasa Belanda-nya gratis bukan gratis seperti di bahasa Indonesia dan bahasa Norsk..tetapi di Belanda gratis = vrij. Naah, gimana yah?? kok bisa sama??

Anyway...kembali ke majalah tadi, ternyata isinya tentang seputar pertokoan di dalam Oslo S dan beberapa artikel tentang winter. Naaah, ada 1 artikel yang saya suka yang judulnya "Eventyr Vinter" yang artinya "Kisah Petualangan Musim Dingin". Artikel itu sangat singkat, namun isinya mudah dipahami, bahasanya sederhana, dan pesan yang disampaikan ternyata bisa "memprovokasi" saya untuk menyadari bahwa memang musim dingin alias winter season itu indah dan cantik!

Berikut ini adalah cuplikan beberapa kalimat dalam artikel tersebut, yang sudah saya translate ke bahasa Indonesia. "Musim dingin adalah hadiah. Dia datang tepat pada saat kita memerlukannya. Dia merangkul dan menyelimuti kita dalam salju dan dingin, yang 'tak bisa kita hindari, tanpa ada pilihan lain - kita harus masuk ke dalamnya. Dan hal itulah yang memang kita ingin lakukan...".
Cuplikan aslinya diambil dari Oslo S Magasin Vinter 2008/2009 halaman 4: "Vinteren er en gave. Den kommer akkurat når vi trenger den. Den pakker oss inn i snø og kulde, og gir oss ikke noe valg - vi må gå i hi. Og det gjør vi gjerne..."

Betul, saya 'tak bisa hindari musim dingin ini karena saya saat ini tinggal disini. Mau tidak mau saya harus menyukai musim ini, saya harus menyenangi salju ini, saya harus menikmati dingin udara yang menusuk sendi-sendi. Dengan begitu...maka salju dan dingin akan menjadi teman dan sahabat saya di kala musim ini sedang mengunjungi Norway. Sesampainya saya di rumah, setelah mengebaskan jaket dan sepatu boots dari salju yang menempel dan menyalakan pemanas ruangan...hmmmp saya hangatkan diri saya dengan secangkir Milo panas yang terasa sangaaat...sangaaat nikmat! Ah, ternyata setelah dingin di luar akhirnya terbayar dengan secangkir coklat Milo panas. Senang juga ternyata persediaan Milo masih ada.


(foto koleksi pribadi)

Labels: , ,

--------------------oOo--------------------

Friday, December 05, 2008

Real Life Math

I just found these quotes below in one of the corners in my "messy" office , just exactly when I was searching for a drawing that I need to see. I dont know how I got it or from whom I got it but anyway let me just share it with you. Maybe this will help us for just smiling and laughing thinking that it might be true...sometime!
So, just enjoy it some of the lines below...as Javanesse say: monggo (can be translated as: be my guest! or as Nowegian say: vær så god)

Shopping Math
A man will pay $2 for a $1 item he needs.
A woman will pay $1 for a $2 item she doesn't need.

Office Arithmetic

Smart boss + smart employee = profit
Smart boss + dumb employee = production
Dumb boss + smart employee = promotion
Dumb boss + dumb employee = overtime

Romance Mathematics
Smart man + smart woman = romance
Smart man + dumb woman = affair
Dumb man + smart woman = marriage
Dumb man + dumb woman = pregnancy

Happiness
To be happy with a man, you must understand him a lot and love him a little.
To be happy with a woman, you must love her a lot and not try to understand her at all.

Longevity
Married men live longer than single men,
but married men are a lot more willing to die.

Discussion Technique
A woman has the last word in any argument.
Anything a man says after that is the beginning of a new argument.

Propensity to Change
A woman worries a man expecting he will change, but he doesn't
A man worries a woman expecting that she won't change, and she does.

General Equations & Statistic
A woman worries about the future until she gets a husband.
A man never worries about the future until he gets a wife.
A successful man is one who makes more money than his wife can spend.
A successful woman is one who can find such a man.


(all pictures are taken from "here")

Labels: , ,

--------------------oOo--------------------